Setahun Kepemimpinan Budi-Agis: Torehkan Tinta Emas Pembangunan dan Proyeksi Gemilang Kota Serang 2027

    Setahun Kepemimpinan Budi-Agis: Torehkan Tinta Emas Pembangunan dan Proyeksi Gemilang Kota Serang 2027

    MEMASUKI satu tahun masa kepemimpinan, Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia membuktikan komitmennya dalam membawa perubahan nyata. Arah pembangunan di bawah komando Budi Rustandi dinilai semakin terukur dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Mengusung semangat "Satu Arah Kemajuan: Ekonomi Mandiri untuk Kesejahteraan Warga", Kota Serang berhasil mencatatkan tren sangat positif pada berbagai indikator makro sepanjang tahun 2025.

    Dalam sebuah kesempatan, Wali Kota Budi Rustandi menegaskan komitmennya:

    "Dalam momentum satu tahun ini, fokus utama kami adalah meletakkan fondasi kuat melalui ekonomi mandiri demi kesejahteraan warga Kota Serang. Kami memastikan bahwa setiap program prioritas yang dirancang benar-benar menjawab aspirasi dan menghadirkan dampak positif secara langsung. Sinergi yang terjalin antar perangkat daerah menjadi kunci utama agar setiap kebijakan pembangunan dapat berjalan secara terukur dan tepat sasaran.

    Capaian indikator makro seperti kenaikan IPM dan penurunan angka kemiskinan menunjukkan bahwa kualitas hidup masyarakat kita terus mengalami perbaikan nyata. Melalui penguatan UMKM dan perbaikan infrastruktur jalan, kami ingin memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan merata hingga ke sudut kota. Tujuan akhir kita adalah mewujudkan Kota Serang Madani yang maju peradabannya serta sejahtera seluruh lahir dan batin warganya."

    Menyambung visi tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang, W. Hari Pamungkas, menegaskan bahwa capaian memuaskan ini adalah hasil dari kerja kolaboratif yang dipimpin langsung oleh Wali Kota.

    **Kualitas Hidup Warga Meroket**

    Keberhasilan kepemimpinan Budi-Agis sangat terasa pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sukses menyentuh angka 77, 50 pada realisasi tahun 2025, naik signifikan dari tahun 2024 yang berada di angka 76, 90. Peningkatan ini didorong oleh membaiknya fasilitas kesehatan dan daya beli, di mana usia harapan hidup warga kini mencapai 75, 63 tahun. Menatap ke depan, Pemerintah Kota Serang menargetkan IPM akan terus melesat hingga angka 78, 48 pada usulan RKPD 2027.

    **Ekonomi Bangkit, Pengangguran dan Kemiskinan Ditekan**

    Di sektor ekonomi, Kota Serang menunjukkan ketangguhannya di bawah arahan Budi Rustandi. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) pada realisasi tahun 2025 tercatat solid di angka 5, 2 persen, meningkat dari 4, 71 persen pada tahun sebelumnya. Aktivitas ekonomi yang dikawal ketat ini berbanding lurus dengan naiknya kesejahteraan warga:

     * **PDRB per Kapita:** Naik dari Rp 58, 49 juta (2024) menjadi Rp 61, 65 juta di tahun 2025, dan diproyeksikan menyentuh Rp 67, 93 juta pada 2027.

     * **Penurunan Pengangguran:** Lewat program *Serang Kreatif Produktif*, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sukses ditekan menjadi 6, 95 persen di tahun 2025.

     * **Pengentasan Kemiskinan:** Angka kemiskinan berhasil diturunkan menjadi 5, 51 persen pada tahun 2025 berkat bantuan sosial yang tepat sasaran serta inflasi yang terkendali.

    Infrastruktur Mantap yang Ciptakan Multiplier Effect

    Pembangunan fisik dan tata kelola pemerintahan tidak sekadar mengejar angka. Meski Indeks Pelayanan Publik berhasil naik menjadi 4, 16 dan capaian SAKIP meningkat ke 65, 90 poin, Kepala Bapperida W. Hari Pamungkas memberikan catatan penting mengenai filosofi di balik capaian tersebut.

    "Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pasangan Budi-Agis ini bukan hanya menyasar fisik yang kasat mata, melainkan memiliki *multiplier effect* (efek ganda) terhadap ekonomi yang berjalan beriringan dengan pembangunan tersebut, " papar Hari.

    Ia mencontohkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di area Kasemen yang secara khusus dirancang untuk menghubungkan roda-roda perekonomian dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

    Lebih lanjut, Hari menyoroti proyek strategis penanganan banjir. Jika di tahun 2025 normalisasi Sungai Cibanten telah memberikan rasio perlindungan mencapai 72, 69 persen, pada tahun 2026 ini langkah tersebut dilanjutkan dengan normalisasi Sungai Karangantu atau Kali Sultan.

    "Sungai Kali Sultan ini merupakan wujud kolaborasi. Penganggarannya di-cover oleh Pemerintah Pusat, tetapi Pemkot Serang mendukung penuh dari sisi kewenangan daerah, " jelasnya. Proyek ini menjadi angin segar bagi para nelayan. Selama ini, tingginya sedimentasi membuat muara dangkal sehingga kapal nelayan kerap kandas. Dengan dikeruknya muara, kelancaran lalu lintas kapal perikanan akan menghidupkan kembali ekonomi nelayan dan pedagang di pesisir Karangantu.

    "Selain memperlancar ekonomi perikanan, pengerukan ini otomatis mengurangi hambatan sedimentasi di bagian hilir Sungai Cibanten. Kami berharap dengan normalisasi muara Karangantu ini, masalah banjir yang kerap terjadi di waktu lalu benar-benar bisa ditiadakan, " tambah Hari.

    "Ini juga merupakan bukti bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Budi-Agis ini sangat komprehensif. Melibatkan kolaborasi, sinergitas, dan dirancang untuk menyelesaikan masalah dari hulu sampai ke hilir, " pungkas Hari dengan tegas.

    Melalui fondasi kuat yang telah dibangun di tahun pertama ini, Pemkot Serang sangat optimis. Dengan kepemimpinan yang responsif, kolaboratif, serta target makro yang terukur hingga tahun 2027, Kota Serang kini mantap melangkah menuju era keemasannya.

    pemkot serang budi-agis kota serang
    Ayu Amalia

    Ayu Amalia

    Artikel Sebelumnya

    Satbrimob Polda Banten Rutin Laksanakan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Babinsa Koramil 0602-04/Taktakan Kodim 0602/Serang Perkuat Koordinasi dengan Pihak Kelurahan Cilowong
    Kogabwilhan III Perketat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB
    Jumat Curhat, Polresta Bandara Soetta Ajak Manajemen Pertamina Shafti Jaga Kamtibmas Kondusif 
    KPK Ungkap Peran Pejabat BI dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR dan PSBI
    Segel Kementerian Lingkungan Hidup Hanya Jadi Pajangan, Gudang Limbah Ilegal di Kab. Tangerang Diduga Masih Beraktifitas

    Ikuti Kami